Murid Kelas 4 SD Negeri 1 Sojokerto Panen Kacang Tanah di Galon Bekas Wujudkan Kemandirian Lewat Agribisnis

 

program unggulan sd n 1 sojokerto
Murid-murid kelas 4 SD Negeri 1 Sojokerto dengan gembira dan bangga
menunjukkan hasil panen kacang tanah organik mereka yang ditanam
menggunakan media galon bekas, Rabu (30/9/2026)
.

Pagi ini, Rabu (30/9/2026), rona kebahagiaan dan antusiasme terpancar jelas dari wajah murid-murid kelas 4 SD Negeri 1 Sojokerto. Tangan-tangan mungil mereka tampak sibuk membongkar tanah dan mencabut rimbunnya tanaman kacang tanah yang tumbuh subur di halaman sekolah. Hari ini adalah momen panen raya yang telah mereka nantikan dengan penuh kesabaran.


Menariknya, tanaman kacang tanah ini tidak ditanam di lahan perkebunan luas, melainkan secara kreatif memanfaatkan galon bekas air mineral sebagai media tanam. Pengalaman belajar yang otentik ini sejatinya telah dimulai semenjak awal masa libur sekolah lalu, tepatnya pada 21 Juni 2026. Di bawah arahan dan bimbingan guru kelas, murid-murid secara mandiri melakukan seluruh proses dari nol—mulai dari menyiapkan galon bekas, mencampur tanah dengan pupuk kandang organik, menanam benih, hingga merawatnya secara rutin setiap hari.


Laboratorium Hidup dalam Program Kokurikuler


Kegiatan bercocok tanam ini bukanlah sekadar aktivitas pengisi waktu luang, melainkan implementasi nyata dari kegiatan kokurikuler yang juga menjadi bagian integral dari Program Unggulan sekolah, yakni "Agribisnis (Kebun Laboratorium Hidup)". Melalui kegiatan ini, ekosistem sekolah diubah menjadi ruang eksplorasi terbuka di mana murid tidak hanya menghafal teori ilmu pengetahuan alam (IPAS) dari buku teks, tetapi bersentuhan langsung dengan siklus alam.


Proses memuliakan murid terjadi secara alamiah ketika anak-anak diberi kepercayaan penuh untuk bertanggung jawab atas tanaman mereka sendiri. Pendekatan Pembelajaran Mendalam (Deep Learning) tercipta saat mereka mengamati pertumbuhan kacang tanah dari waktu ke waktu, memahami pentingnya penggunaan pupuk organik, dan merasakan kegembiraan (joyful learning) saat berhasil memetik hasil jerih payah mereka sendiri.

Kokurikuler sd n 1 sojokerto
Proses memuliakan murid melalui kolaborasi dan praktik langsung
saat memetik kacang tanah dalam kegiatan kokurikuler Agribisnis
.



Menanamkan Karakter TUMBUH Sejak Dini

Lebih dari sekadar memanen hasil bumi, kegiatan lapangan ini adalah wadah strategis untuk menanamkan filosofi Kurikulum TUMBUH yang menjadi identitas kebanggaan SD Negeri 1 Sojokerto. Pemanfaatan galon bekas merupakan wujud nyata dari pilar 'Hijau' yang mengajarkan kepedulian pada kelestarian lingkungan melalui praktik zero waste dan urban farming.


Sementara itu, ketekunan merawat tanaman selama berbulan-bulan, menghadapi tantangan cuaca, dan bersabar menanti masa panen sukses melatih karakter 'Ulet' serta 'Mandiri' pada diri murid. Dengan bimbingan yang adaptif, SD Negeri 1 Sojokerto terus membuktikan bahwa keterbatasan lahan bukanlah halangan untuk menciptakan pengalaman belajar yang kaya. Panen kacang tanah hari ini menjadi bukti kuat bahwa benih kemandirian dan kecintaan pada alam telah berhasil disemai dengan baik di hati para generasi TUMBUH.