Rawat Tradisi dan Bahasa Ibu, Kontingen SD Negeri 1 Sojokerto Tampil Percaya Diri di Ajang FTBI Kecamatan Leksono

 

kontingen murid berfoto bersama sebelum mengikuti ajang ftbi leksono tahun 2026

  • Siap Mengukir Prestasi: Empat murid berbakat SD Negeri 1 Sojokerto berfoto bersama para guru pembimbing yang berdedikasi tinggi sebelum berlaga di ajang FTBI Tingkat Kecamatan Leksono, Kamis (17/9/2026).

Pagi yang cerah di hari Kamis, 17 September 2026, diwarnai dengan senyum ceria dan pancaran semangat dari rombongan kontingen SD Negeri 1 Sojokerto. Berbalut busana adat Jawa yang rapi dan anggun, empat murid berbakat siap unjuk kebolehan dalam ajang bergengsi Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) Tingkat Kecamatan Leksono.


​Ajang yang diikuti oleh seluruh Sekolah Dasar Negeri se-Kecamatan Leksono ini merupakan momentum penting untuk merayakan sekaligus melestarikan kekayaan bahasa dan sastra daerah di kalangan generasi muda. Bagi SD Negeri 1 Sojokerto, keikutsertaan dalam FTBI bukan sekadar rutinitas perlombaan tahunan, melainkan wujud nyata dari implementasi nilai 'Berbudaya' dan 'Unggul' yang menjadi napas pergerakan Kurikulum TUMBUH.


​Dedikasi Guru dan Pengalaman Belajar yang Menggembirakan


​Keberanian dan rasa percaya diri yang terpancar dari keempat duta sekolah ini tidak lahir dalam semalam. Di balik kesiapan mental dan penguasaan panggung mereka, terdapat proses memuliakan murid yang dilakukan secara intensif selama berminggu-minggu. Para guru pendamping dengan penuh kesabaran melatih vokal, ketelitian aksara, gestur, hingga mental bertanding murid di luar jam intrakurikuler.


​Pembinaan yang humanis ini menciptakan pengalaman belajar yang menyenangkan (joyful learning), di mana anak merasa didukung penuh untuk mengembangkan potensi maksimalnya tanpa tekanan. Berkat dedikasi luar biasa dari para guru, kontingen sekolah diwakili oleh formasi terbaiknya:

  • ​Aura Valentina berlaga di cabang Geguritan di bawah bimbingan komprehensif Ibu Rohmiyatun, S.Pd.SD.
  • ​Destiana Karunia Utami unjuk ketelitian di cabang Menulis Aksara Jawa dengan pendampingan Ibu Nur Fatimah, S.Pd.
  • ​Abdurrahman melantunkan tembang Macapat yang dibina dengan telaten oleh Bapak Sarijo, S.Pd.
  • ​Jasmin Wilda Aulia tampil memukau di cabang Ndongeng berkat arahan kreatif Ibu Ratna Moneta Fitriyani, S.Pd.

​

Mengakar pada Kearifan Lokal


​Keterlibatan aktif sekolah di panggung FTBI sangat selaras dengan Program Unggulan sekolah di bidang Budaya dan Karakter, yang secara khusus bertujuan melestarikan budaya Jawa melalui pengenalan bahasa dan kesenian. Melalui penanaman nilai-nilai unggah-ungguh dan pelestarian sastra tutur, sekolah menempatkan akal budi serta tradisi lokal sebagai pijakan agar anak-anak tidak kehilangan jati diri di tengah arus modernisasi.


​Apapun hasil yang diraih di akhir kompetisi, keberanian Aura, Destiana, Abdurrahman, dan Wilda untuk berdiri di panggung FTBI telah menjadikan mereka pemenang sejati dalam menjaga muruah bahasa ibu. Langkah kecil mereka hari ini adalah bukti bahwa akar budaya Jawa akan terus tumbuh subur di SD Negeri 1 Sojokerto.