![]() |
| Workshop UKS bagi guru di kabupaten Wonosobo |
Kesehatan fisik murid merupakan fondasi esensial agar mereka dapat menyerap pengalaman belajar secara optimal. Menyadari hal krusial tersebut, SD Negeri 1 Sojokerto terus berupaya meningkatkan kapasitas tenaga pendidiknya dalam memberikan layanan kesehatan dasar di lingkungan sekolah.
Pada Kamis, 17 September 2026 lalu, Guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) SD Negeri 1 Sojokerto, Teguh Ardianto, S.Pd.JAS, ditugaskan secara resmi untuk mengikuti Workshop Peningkatan Keterampilan Usaha Kesehatan Sekolah (UKS). Kegiatan strategis ini diselenggarakan langsung oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wonosobo dan bertempat di Ballroom Hotel Kresna.
Workshop tingkat kabupaten ini ditujukan bagi para guru untuk memperbarui wawasan medis dasar, manajemen kebersihan lingkungan, serta keterampilan teknis pertolongan pertama yang sangat dibutuhkan dalam mengelola ruang UKS secara profesional.
Sinergi dengan Program Unggulan "Generasi Sehat, Jiwa Kuat"
Partisipasi Bapak Teguh Ardianto dalam agenda tata kelola kesehatan ini bukanlah sekadar rutinitas kedinasan biasa. Langkah ini merupakan aksi nyata sekolah dalam mengawal Program Unggulan yang bertajuk "Generasi Sehat, Jiwa Kuat".
Di dalam ekosistem SD Negeri 1 Sojokerto, layanan UKS yang prima dan tanggap menjadi pilar penting untuk mendukung indikator 'Sehat Fisik'. Kehadiran guru yang sigap dan memiliki wawasan medis dasar akan sangat membantu dalam memantau kesehatan harian anak, menangani keluhan ringan, serta menjadi langkah preventif dalam menjaga kebugaran murid.
Komitmen Terbuka untuk Belajar demi Memuliakan Murid
Lebih luas lagi, keikutsertaan guru dalam berbagai pelatihan kompetensi menjadi cerminan dari semangat 'Terbuka untuk Belajar'—sebuah nilai fundamental dari branding Kurikulum TUMBUH yang diusung oleh sekolah.
Melalui peningkatan keterampilan Guru PJOK ini, proses memuliakan murid tidak hanya terjadi saat aktivitas olahraga di lapangan, tetapi juga mencakup jaminan atas keselamatan dan pemenuhan hak sehat mereka dalam ekosistem pendidikan yang aman, sehat, dan menggembirakan.
