Kolaborasi Membangun Pendidikan: Kepala SD Negeri 1 Sojokerto Lakukan Kunjungan ke SDN 1 Besani

 

SDN 1 Besani
Diskusi santai di ruang kantor SDN 1 Besani.



Semangat untuk terus menghadirkan layanan pendidikan yang berkualitas menuntut satuan pendidikan untuk tidak berjalan sendirian. Menyadari pentingnya sinergi tersebut, Kepala SD Negeri 1 Sojokerto, Edi Widodo, S.Pd.SD., melakukan kunjungan silaturahmi sekaligus koordinasi strategis ke SD Negeri 1 Besani pada Rabu, 2 September 2026 yang disambut langsung Kepala Sekolah SD Negeri 1 Besani, Laila Irmayatun Isrina,S Pd. SD 


Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan sekolah dalam membangun jejaring komunikasi dengan sesama institusi pendidikan dasar di wilayah Kecamatan Leksono Kabupaten Wonosobo. Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak berdiskusi mengenai pengelolaan manajerial sekolah dan implementasi kurikulum.


Berdasarkan informasi yang tersedia, agenda utama dari pertemuan ini difokuskan pada diskusi intensif mengenai strategi pengelolaan manajerial sekolah yang efektif, serta optimalisasi implementasi kurikulum di tingkat satuan pendidikan.


Menghidupkan Semangat "Maju Bersama" dan "Berbagi Praktik Baik"


Langkah proaktif ini sejalan dengan roh dan identitas pendidikan SD Negeri 1 Sojokerto yang mengusung branding Kurikulum TUMBUH. Inisiatif lintas sekolah ini merupakan wujud nyata dari pilar 'Maju Bersama' dan 'Berbagi Praktik Baik' yang terus ditanamkan dalam ekosistem sekolah.


Sebagai sekolah yang menempatkan proses memuliakan murid sebagai prioritas utama, pertukaran gagasan manajerial menjadi sangat krusial. Melalui wadah Komunitas Belajar Tumbuh, sekolah tidak hanya berfokus pada perbaikan di ruang kelas sendiri, melainkan juga didorong untuk terbuka belajar dari praktik sukses institusi pendidikan lainnya.


Sinergi untuk Mutu Pendidikan yang Lebih Baik


Diskusi manajerial antara SD Negeri 1 Sojokerto dan SD Negeri 1 Besani membuka ruang untuk saling mengevaluasi pendekatan pengalaman belajar, penataan sumber daya manusia, hingga penciptaan budaya sekolah yang kondusif.


Kemitraan yang solid ini diharapkan mampu menghasilkan solusi-solusi taktis dalam menghadapi tantangan manajerial. Pada akhirnya, muara dari kolaborasi implementasi kurikulum ini adalah terwujudnya layanan pendidikan yang holistik, di mana perkembangan murid dapat terus dipantau dan didukung secara optimal melalui tata kelola sekolah yang profesional.