Kepala SD Negeri 1 Sojokerto dan Guru Ikuti Workshop "Pramuka Keren di Era Digital" pada Rangkaian ETK Wonosobo 2026

Tampak pemateri Kak Dr. H. Kholik Idris dan Kak Malindra Anji memberikan edukasi terkait Pramuka di era digital
 (Sabtu, 5/9/2026
).


Kepala SD Negeri 1 Sojokerto, Edi Widodo, S.Pd.SD., bersama guru kelas 2, Ratna Moneta Fitriyani, S.Pd., turut berpartisipasi aktif dalam kegiatan Sarasehan dan Workshop Kepramukaan di Balai Desa Selokromo, Kecamatan Leksono, pada Sabtu (5/9/2026). Kehadiran perwakilan pendidik ini merupakan bagian dari dukungan sekolah terhadap persemayaman Estafet Tunas Kelapa (ETK) Kwartir Daerah (Kwarda) Jawa Tengah Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Kwarcab Wonosobo.


​Gelaran ETK tahun ini mengusung tema "Memantapkan Langkah Organisasi Mendukung Swasembada Pangan Menuju Generasi Emas 2045". Sebelum kegiatan sarasehan dimulai, prosesi diawali dengan Upacara Timbang Terima Tunas Kelapa dari Kwarcab Purworejo di Lapangan Desa Tegeswetan, yang kemudian dikawal menuju Balai Desa Selokromo.


​Membangun Branding Sekolah dan Pramuka di Era Digital

​Momen persemayaman Tunas Kelapa tidak sekadar menjadi seremonial fisik perjalanan, melainkan diisi dengan ruang berbagi wawasan. Kegiatan sarasehan tersebut menghadirkan Wakil Ketua Bidang Pembinaan Satuan Kwarcab Wonosobo, Kak Dr. H. Kholik Idris, S.E., S.H., M.Si., serta praktisi media, Kak Malindra Anji.


​Dalam sesinya yang mengusung topik "Pramuka Keren di Era Digital: Optimalisasi Media Sosial untuk Branding Pramuka & Sekolah", Kak Malindra menekankan bahwa gerakan Pramuka harus terus relevan di tengah Generasi Z dan Alpha. Mengingat generasi saat ini menghabiskan banyak waktu di platform digital seperti TikTok, Instagram, dan YouTube, sekolah maupun ekstrakurikuler Pramuka dituntut untuk hadir di tempat audiens berada.


​Branding digital bukan sekadar menampilkan seragam, melainkan membangun reputasi dan kemampuan bercerita (storytelling) yang kuat. Media digital berfungsi sebagai etalase utama untuk memperlihatkan praktik baik dan keseruan dari pengalaman belajar murid. Untuk memaksimalkan hal tersebut, Kak Malindra membagikan sejumlah langkah taktis, di antaranya:


  • ​Memaksimalkan fitur kamera ponsel pintar untuk hasil low budget, high impact.

  • ​Memanfaatkan cahaya matahari alami (natural light) agar hasil visual foto dan video tampak jernih.

  • ​Menjaga konsistensi publikasi, misalnya dengan mengunggah konten secara rutin dua kali dalam seminggu.

  • ​Menggunakan gaya bahasa (caption) yang santai dan dekat dengan keseharian murid, namun tetap menjaga norma kesopanan.

​

Penerapan Etika Digital dan Dasa Darma


​Lebih dari sekadar memproduksi konten, etika digital menjadi fondasi utama. Setiap anggota Pramuka dan pendidik adalah representasi dari gerakan maupun institusi sekolah di dunia maya. Kak Malindra mengingatkan pentingnya prinsip "Saring Sebelum Sharing" guna memverifikasi informasi dan mencegah penyebaran hoaks.


​Implementasi Dasa Darma ke-10, yaitu Suci dalam Pikiran, Perkataan, dan Perbuatan, harus tercermin dalam setiap ketikan komentar dan jejak digital yang dibuat. "Media sosial adalah alat. Tujuannya adalah menyebarkan kebaikan dan nilai-nilai positif Pramuka ke khalayak yang lebih luas," tutur Kak Malindra.


​Kehadiran delegasi SD Negeri 1 Sojokerto, khususnya kolaborasi antara Kepala Sekolah dan gurunya sangat selaras dengan budaya belajar yang dikembangkan dalam wadah Komunitas Belajar Tumbuh. Nilai filosofis Kurikulum TUMBUH, terutama aspek Terbuka untuk Belajar dan Ulet Berinovasi, terwujud nyata melalui keikutsertaan pendidik dalam menyerap ilmu literasi digital. Wawasan ini akan menjadi pijakan sekolah dalam mendokumentasikan beragam inovasi pendidikan dan menunjang keberhasilan publikasi program-program unggulan sekolah ke depannya.


​Rangkaian ETK di Selokromo ini juga menyematkan wujud nyata Tri Satya melalui aksi kemanusiaan berupa pembagian 60 paket sembako kepada masyarakat membutuhkan dan kegiatan donor darah. Tunas Kelapa kemudian resmi dilepas pada Minggu (6/9/2026) untuk melanjutkan perjalanan estafet menuju Kabupaten Banjarnegara.