![]() |
| Guru Kelas 3 SD Negeri 1 Sojokerto, Ibu Rohmiyatun, bersama rekan-rekan pendidik mengikuti pelatihan pemanfaatan Papan Interaktif Digital di SD Negeri 1 Sawangan. |
Transformasi digital di ruang kelas bukan lagi sekadar wacana, melainkan kebutuhan mendesak untuk menghadirkan layanan pendidikan yang relevan dengan zaman. Menyadari hal tersebut, Guru Kelas 3 SD Negeri 1 Sojokerto, Ibu Rohmiyatun, S.Pd.SD.
Pertemuan edukatif yang diselenggarakan mulai pukul 10.00 WIB di SD Negeri 1 Sawangan ini secara khusus mengangkat tema "Pemanfaatan Papan Interaktif Digital"
Menghadirkan Pengalaman Belajar yang Menggembirakan
Kehadiran Ibu Rohmiyatun dalam forum KKG ini merupakan langkah strategis bagi ekosistem SD Negeri 1 Sojokerto. Pemanfaatan teknologi seperti Papan Interaktif Digital (IFP) sangat krusial dalam merancang pengalaman belajar yang menggembirakan (joyful learning), khususnya bagi murid di usia sekolah dasar yang membutuhkan stimulus visual dan kinestetik untuk mempertahankan fokus mereka.
Dengan penguasaan perangkat digital interaktif, guru dapat menyajikan kuis langsung, memutar video edukasi dengan resolusi tinggi, hingga mengajak murid menyentuh dan memecahkan teka-teki langsung di depan layar. Hal ini sejalan dengan komitmen sekolah dalam menjalankan proses memuliakan murid—di mana anak-anak tidak lagi hanya duduk pasif mendengarkan ceramah, melainkan dilibatkan secara aktif sebagai subjek penjelajah ilmu.
Menguatkan Pilar 'Terbuka untuk Belajar'
Langkah proaktif peningkatan kompetensi ini merupakan perwujudan otentik dari nilai "Terbuka untuk Belajar" dalam filosofi Kurikulum TUMBUH yang dianut sekolah
Ibu Rohmiyatun, yang juga mengemban amanah sebagai Ketua Komunitas Belajar (Kombel) TUMBUH di SD Negeri 1 Sojokerto
