Dedikasi di Balik Prestasi: Aura Valentina Raih Juara Harapan 2 Geguritan FTBI Leksono

 

sd n 1 sojokerto raih juara harapan 2 geguritan ftbi leksono

Aura Valentina tersenyum bahagia memegang piala Juara Harapan 2 Geguritan FTBI Kecamatan Leksono saat penyerahan hadiah di atas panggung.


Panggung Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) Tingkat Kecamatan Leksono pada Kamis, 17 September 2026, menjadi saksi bisu lahirnya pelestari sastra Jawa cilik dari SD Negeri 1 Sojokerto. Aura Valentina, yang maju mewakili sekolah di cabang lomba Geguritan (puisi berbahasa Jawa), berhasil membawa pulang piala kebanggaan sebagai Juara Harapan 2.


​Prestasi gemilang yang diraih Aura di tengah persaingan ketat antar-SD Negeri se-Kecamatan Leksono ini merupakan buah manis dari sebuah ketekunan. Namun, di balik keberanian dan ekspresi puitis Aura di atas panggung, terdapat kisah dedikasi luar biasa dari sang guru pembimbing, Ibu Rohmiatun, S.Pd.SD.


​Pengorbanan Waktu dan Proses Memuliakan Murid


​Selama berminggu-minggu menjelang hari perlombaan, persiapan Aura dilakukan secara intensif. Hebatnya, bimbingan ini dilakukan oleh Ibu Rohmiatun di tengah jadwalnya yang sangat padat. Selain mengemban amanah sebagai wali kelas 3, beliau juga bertugas sebagai operator sekolah—sebuah posisi vital yang menuntut konsentrasi penuh pada data dan administrasi pendidikan.


​Di sela-sela kesibukannya menuntaskan administrasi dan memastikan pengalaman belajar di kelasnya tetap optimal, Ibu Rohmiatun selalu meluangkan waktu ekstra untuk melatih vokal, penghayatan, dan pelafalan (wirama, wirasa, wiraga, wicara) Aura dalam membaca Geguritan.


​Proses memuliakan murid ini memastikan bahwa Aura mendapatkan pendampingan psikologis dan teknis yang ia butuhkan untuk tampil percaya diri. Interaksi yang hangat dan menggembirakan selama masa latihan membuat Aura tidak merasa terbebani, melainkan menikmati setiap proses penjiwaan karya sastra yang dibawakannya.


​Perwujudan Nyata Pilar 'Ulet' dan 'Berbudaya'


​Keberhasilan Aura dan dedikasi Ibu Rohmiatun adalah cerminan hidup dari filosofi Kurikulum TUMBUH yang menjadi napas SD Negeri 1 Sojokerto. Ketangguhan mereka dalam membagi waktu dan berlatih tanpa lelah merupakan representasi dari nilai 'Ulet'—kemampuan untuk terus bertahan, gigih, dan fokus pada tujuan meskipun dihadapkan pada keterbatasan waktu dan kesibukan.


​Di sisi lain, partisipasi aktif dalam cabang Geguritan ini merupakan langkah nyata sekolah dalam menanamkan nilai 'Berbudaya'. Melalui pelestarian sastra tutur Jawa, sekolah menempatkan akal budi dan kepekaan rasa sebagai kemudi utama untuk memuliakan tradisi agar tidak tergerus zaman.


​Pihak sekolah memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya dan menyatakan rasa bangga atas perjuangan, dedikasi, serta hasil memuaskan yang telah dicapai oleh Aura Valentina dan Ibu Rohmiatun. Pencapaian ini membuktikan bahwa keterbatasan waktu bukanlah penghalang ketika niat tulus untuk mendidik dan semangat pantang menyerah bersatu padu di SD Negeri 1 Sojokerto