![]() |
Juara 2 Mendongeng FTBI Leksono
Kabar membanggakan dan penuh haru datang dari panggung Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) Tingkat Kecamatan Leksono. Jasmin Wilda Aulia, duta berbakat dari SD Negeri 1 Sojokerto, berhasil menorehkan prestasi gemilang dengan merebut posisi Juara 2 pada cabang lomba Mendongeng berbahasa Jawa.
Kemenangan yang diraih pada ajang kompetitif antar-Sekolah Dasar Negeri se-Kecamatan Leksono ini bukanlah sebuah kebetulan. Di balik kelancaran tutur kata dan ekspresi memukau yang ditampilkannya di atas panggung, terdapat proses panjang yang menguji ketangguhan mental Jasmin.
Mewujudkan Nilai 'Ulet' Melalui Proses Latihan Intensif
Keberhasilan Jasmin adalah potret nyata dari implementasi pilar 'Ulet' dalam filosofi Kurikulum TUMBUH yang diterapkan sekolah. Menjadi ulet berarti memiliki daya tahan tinggi dan kegigihan tanpa batas. Selama berminggu-minggu menjelang hari perlombaan, Jasmin secara konsisten mengasah kemampuannya di luar jam intrakurikuler. Ia berlatih menghafal naskah, mematangkan intonasi suara, hingga menyempurnakan gestur tubuh agar cerita lokal yang dibawakannya terasa hidup dan menyentuh hati dewan juri.
Proses perkembangan murid ini tidak lepas dari sentuhan tangan dingin sang guru pembimbing, Ibu Ratna Moneta Fitriyani, S.Pd. Melalui pendekatan yang humanis dan penuh kesabaran, Ibu Ratna menciptakan suasana latihan yang aman dan menggembirakan. Proses memuliakan murid ini memastikan Jasmin tidak merasa terbebani oleh target juara, melainkan menikmati setiap fase eksplorasi kemampuan dirinya dalam bercerita.
Apresiasi Sekolah untuk Pelestari Budaya Cilik
Pihak SD Negeri 1 Sojokerto memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas perjuangan tak kenal lelah dari Jasmin beserta guru pendamping. Prestasi ini sangat selaras dengan Program Unggulan sekolah di bidang Budaya dan Karakter, di mana pelestarian sastra tutur bahasa Jawa menjadi salah satu instrumen penting agar anak-anak tidak kehilangan jati diri di tengah kemajuan zaman.
Pencapaian sebagai Juara 2 tingkat kecamatan ini diharapkan dapat menjadi pemantik inspirasi bagi murid-murid lainnya di SD Negeri 1 Sojokerto. Kisah Jasmin membuktikan bahwa ketika bakat alami dipadukan dengan ketekunan berlatih dan bimbingan guru yang berdedikasi, setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk bersinar dan mengharumkan nama sekolah.
