Tingkatkan Kompetensi Digital, Guru Kelas 5 SD Negeri 1 Sojokerto Ikuti KKG Pemanfaatan PID se-Kecamatan Leksono

Guru Kelas 5 SD Negeri 1 Sojokerto Nur Fatimah mengikuti pelatihan pemanfaatan PID dalam KKG di SDN 1 Selokromo
Semangat Berinovasi: Guru Kelas 5 SD Negeri 1 Sojokerto, Ibu Nur Fatimah, S.Pd.,
saat mengikuti kegiatan KKG tingkat Kecamatan Leksono

 

Pembelajaran di era modern menuntut para pendidik untuk terus beradaptasi dengan kemajuan teknologi. Menyadari pentingnya hal tersebut, Guru Kelas 5 SD Negeri 1 Sojokerto, Ibu Nur Fatimah, S.Pd., mengikuti kegiatan Kelompok Kerja Guru (KKG) tingkat Kecamatan Leksono yang berfokus pada materi Pemanfaatan PID (Platform Informasi Digital).

 

Kegiatan penguatan keprofesian lintas sekolah ini diselenggarakan pada hari Kamis, 6 Agustus 2026, bertempat di SD Negeri 1 Selokromo. Pertemuan ini menjadi ruang kolaborasi strategis bagi seluruh pendidik kelas 5 se-Kecamatan Leksono untuk mendalami berbagai fitur dan optimalisasi platform digital guna menunjang kelancaran administrasi maupun merancang inovasi Pengalaman Belajar di kelas.

 

Kehadiran Ibu Nur Fatimah dalam forum kolaboratif ini selaras dengan pilar "Terbuka untuk Belajar" dan "Ulet Berinovasi" yang diusung dalam filosofi Kurikulum TUMBUH di SD Negeri 1 Sojokerto. Dengan memahami pemanfaatan platform digital secara komprehensif, guru dapat mengeksekusi Proses Memuliakan Murid yang lebih interaktif, terukur, dan selaras dengan karakteristik generasi masa kini.

 

Melalui pemanfaatan platform pendukung pendidikan yang tepat guna, guru tidak hanya dimudahkan dalam aspek pengelolaan data dan asesmen, tetapi juga memiliki referensi yang lebih kaya untuk menyajikan materi yang bermakna. Hasil dari wadah berbagi praktik baik ini diproyeksikan untuk segera diimplementasikan dalam kegiatan intrakurikuler dan kokurikuler di ruang kelas 5 SD Negeri 1 Sojokerto.

 

Upaya peningkatan mutu kompetensi pendidik ini merupakan cerminan komitmen berkelanjutan dari sekolah. Dengan semangat "Maju Bersama", sinergi yang terbangun melalui komunitas belajar di tingkat kecamatan ini akan terus dipelihara guna mengawal kualitas Perkembangan Murid yang holistik di lingkungan ekosistem pendidikan dasar.