Inovasi Pembelajaran Digital, Guru Kelas 2 SDN 1 Sojokerto Ikuti KKG Pemanfaatan IFP

 

Guru Kelas 2 SD Negeri 1 Sojokerto Ratna Moneta Fitriyani mengikuti kegiatan KKG pemanfaatan IFP di SD 2 Besani
Adaptif Terhadap Teknologi: Guru Kelas 2 SD Negeri 1 Sojokerto, Ibu Ratna Moneta Fitriyani, S.Pd.,
saat mengikuti kegiatan KKG tingkat Kecamatan Leksono dengan materi Berbagi Praktik Baik Pemanfaatan IFP
 


Transformasi digital di ruang kelas bukan sekadar tentang pengadaan alat, melainkan bagaimana pendidik mampu memanfaatkannya untuk menghadirkan layanan pendidikan yang bermakna. Menjawab tantangan tersebut, Guru Kelas 2 SD Negeri 1 Sojokerto, Ibu Ratna Moneta Fitriyani, S.Pd., berpartisipasi aktif dalam kegiatan Kelompok Kerja Guru (KKG) tingkat Kecamatan Leksono pada Rabu, 12 Agustus 2026.

 

Bertempat di SD 2 Besani, forum kolaborasi lintas sekolah ini mengangkat materi spesifik mengenai "Berbagi Praktik Baik: Pemanfaatan IFP (Interactive Flat Panel) untuk Pembelajaran". Kegiatan ini mempertemukan para guru kelas 2 se-Kecamatan Leksono guna saling membedah strategi pengajaran interaktif. Penggunaan IFP dewasa ini menjadi salah satu katalisator penting untuk mengubah suasana kelas yang statis menjadi lebih visual, dinamis, dan partisipatif.

 

Keterlibatan Ibu Ratna Moneta Fitriyani dalam wadah berbagi praktik baik ini sangat selaras dengan pilar "Ulet" dan semangat "Terbuka untuk Belajar" yang dihidupkan melalui Kurikulum TUMBUH di SD Negeri 1 Sojokerto. Peningkatan kompetensi ini sekaligus menjadi langkah strategis sekolah dalam mengoptimalkan pemanfaatan fasilitas IFP yang telah dimiliki oleh sekolah. Bagi sekolah, ketersediaan perangkat teknologi tinggi harus diimbangi dengan keandalan pedagogik gurunya.

 

Melalui adopsi teknologi interaktif, guru dapat merancang Pengalaman Belajar yang memadukan elemen audio, visual, dan kinestetik secara bersamaan, sebuah metode yang sangat cocok untuk mengakomodasi karakteristik anak usia kelas awal. Harapannya, wawasan aplikatif yang diperoleh dari kegiatan KKG di SD 2 Besani ini dapat segera diterapkan di Kelas 2 SD Negeri 1 Sojokerto. Ujung dari segala inovasi ini adalah demi mewujudkan Proses Memuliakan Murid yang lebih adaptif, sehingga bermuara pada peningkatan kualitas Perkembangan Murid secara menyeluruh.